facebook instagram
DSCF0890
DSCF0818
DSCF0822
DSCF0835
DSCF0849
DSCF0862
DSCF0865
DSCF0872
DSCF0929
DSCF0974
DSCF0894
DSCF0832
DSCF0913
DSCF0954
DSCF0957
DSCF0982
DSCF0922
DSCF0943
DSCF0970
DSCF0990
DSCF0906

Kebanyakan orang mengenal Sumatera Utara hanya suku Batak Toba saja, padahal ada juga suku yang lain seperti Mandailing, Angkola, Simalungun, Pakpak dan Karo. Setiap daerah dan suku dari tiap daerah di Sumatera Utara ini memiliki bahasa, adat dan tata cara pernikahan yang berbeda-beda. Satu hal yang sama dari pernikahan tiap suku ini adalah jumlah tamu yang cukup banyak dan prosesi adat yang panjang.

Menurut literasi yang ada suku Karo adalah salah satu suku bangsa yang terdapat di Sumatera Utara. Mereka mendiami daratan tinggi  Karo. Suku ini memiliki sistem kekerabatan dan budaya yang kuat.

Beberapa hari yang lalu diselah-selah kesibukan, saya menghadiri salah satu pesta pernikahan keluarga Karo yang digelar di kota Medan dan diberi kesempatan untuk mendokumentasikan beberapa prosesi dan tata cara dalam pesta perkawinannya. Menurut amatan saya, prosesi ini sangat identik dengan tarian khusus seperti menyambut tamu, dengan alunan musik melayu yang khas membuat suasana terbawa dalam tarian dan senyuman bahagia dari raut wajah kedua belah pihak keluarga. Siraman beras dilakukan oleh petugas yang ditunjuk dari pihak keluarga sambil membacakan beberapa kata-kata dalam Bahasa Karo yang menjadikan simbol keberkahan dan ketenangan. Dalam Pesta ini tidak terlihat para tamu undangan membawakan kado atau bingkisan yang yang sering kita liat pada acara-acara perta nikah, tetapi para tamu berbaris menghampiri kedua mempelai yang berdiri ditengah keramaian dan memberikan sejumlah uang kepada kedua pengantin yang sedang menari mengikuti iringan musik sambil bernyanyi. Sungguh suasana dan tata cara pernikahan yang sangat menarik dari adat Karo.