facebook instagram
IMG_8351
IMG_8394
IMG_8363
IMG_8361
IMG_8420
IMG_8408
IMG_8449
IMG_8412
IMG_8364
IMG_8377
IMG_8362
IMG_8434
IMG_8436
IMG_8404
IMG_8407
IMG_8433
IMG_8448

Pesta malam yang sederhana, dengan suasana yang apa adanya di pulau Iboh Sabang-Indonesia. Cahaya  lampu yang gemerlap dapat menyentuh serta merasuki emosi  beberapa orang yang hadir dimalam itu. Tidak bisa dipungkiri malam itu merupakan suatu kenikmatan untuk mendokumentasikan kegiatan beberapa sahabat saya sendiri, sambil menikmati beberapa sajian makanan dan minuman saya mulai megambil beberapa frame foto karena tertarik melihat berbagai emosi yang ditampilkan. Keceriaan, canda dan tawa terpancar dari raut-raut wajah yang penuh dengan berbagai ekspresi. Setelah melihat dan mengamati suasana pada malam itu, saya mulai berfikir bahwa kekuatan sebuah cahaya, lampu-lampu dan hentakan musik  dapat menyentuh emosi seseorang membangkitkan berbagai ekspresi yang secara natural terdorong oleh sentuhan cahaya dan lampu-lampu pada malam itu.

Secara teori dalam fotografi arah jatuhnya cahaya merupakan sebuah hal yang sangat menarik untuk dilihat sehingga menghasilkan sebuah foto yang bagus. Tetapi buat saya ketika cahaya dapat menyentuh emosi seseorang bukan sekedar akan menghasilkan sebuah foto yang baik dan bagus tetapi akan menghasilkan sebuah cerita yang sangat berbeda menjadikan sebuah foto itu bagaikan sebuah tulisan dan gambaran kehidupan seseorang.

Aku bisa melihat bagaimana goresan-goresan cahaya itu menyentuh wajah mereka, bahkan terkadang menyilaukan mata mereka, Aku bisa merasakan emosi hati mereka bergetar, mereka menari dengan alunan lampu dan musik yang keras. Mereka bisa melupakan beberapa hal yang terjadi beberapa jam sebelumnya. Bahkan dengan mata terpejam mereka bisa melihat ada sebuah kehidupan yang jauh dari apa yang mereka pikirkan. Aku sadar mereka merasakan itu karena aku sendiri merasakannya.

 

Sabang

2017